JAWAB:
Pada komputer yg inti (core) prosesornya hanya satu (single core), hal ini memang masih bisa dikerjakan. Namum karena "otak"nya (core adalah otak dari prosesor) cuma 1, terpaksa beberap tugas itu dikerjakan secara bergantian dan bergiliran. Untuk tugas-tugas yang "ringan" seperti mendengarkan musik sambil mengetik surat, misalnya, prosesor single core masih mampu menanganinya tanpa si pengguna merasa "terganggu". Tapi kalau tugas-tugas itu cukup "berat" seperti converting file, main game 3D dsb, kadang terjadi lag atau program terhenti sejenak. Kalau mendengarkan musik, maka alunan suara akan terdengar putus-putus. Itu tandanya prosesor sudah kewalahan menangani tugas yg bertumpuk-tumpuk.
Core sendiri adalah istilah untuk inti sebuah prosesor. Jadi Single Core adalah prosesor yang mempunyai satu inti sedangkan Multi Core mempunyai banyak inti.
Contoh produk sekarang yang sudah Multi Core yakni memiliki lebih dari satu inti antara lain, seperti prosesor berinti 2 (dual core). Intel mulai dengan Pentium D (PD) dan AMD mulai dengan Athlon64 X2 (A64 X2). Bahkan sekarang ini sudah ada ada prosesor dengan 4 cores. Intel ada Core 2 Quadro (C2Q) sedangkan AMD adalah Phenom X4.
Referensi:
1. http://forum.kompas.com/computer-corner/645-mengenal-jenis-prosesor-unt-desktop.html
2. http://www.rizkhey.net/?p=1249
Tidak ada komentar:
Posting Komentar